Sport » Rally » International Events
Short URL:
ADAC Rallye Deutschland
Subhan Aksa (Firna Bosowa Rally Team) Lalui Hari Pertama ADAC Rallye Deutschland di 4 besar
Sat, 25 Aug 2012 | 18:26
Teks :
Dibaca : 15.254 kali

SPORTKU.COM - Subhan Lalui Hari Pertama ADAC Rallye Deutschland (Rally Jerman) di posisi 4 Besar.

Trier/Jerman – Serial Production World Rally Championship (PWRC) di ajang Rally Jerman sepertinya lebih menarik dari ‘kakak kelasnya’, World Rally Championship (WRC). Sejumlah pereli internasional masih saling gempur di jalur juara PWRC 2012. Beda dengan WRC yang masih saja didominasi tim Citroen WRC dengan sang juara dunia 8 kali, Sebastien Loeb.

French driver Sebastien Loeb and co-driver Daniel Elena take a curve with their Citroen DS3 WRC in the vineyards near Konz, southwestern Germany, during the ADAC Rallye Deutschland, a stage of the 2012 FIA World Rally Championship Friday, Aug. 24, 2012. (AP Photo/dapd, Harald Tittel)Sebastien Loeb, Daniel Elena, Citroen DS3 WRC, Rallye Deutschland, Trier Germany, WRC jerman, WRC German

Indikasi itu terlihat dari porsi liputan pada dua kelas itu. Para punggawa PWRC lebih banyak disorot dan dinterview media, termasuk di antaranya Subhan Aksa yang mewakili Indonesia. Sejak SS1, pereli Bosowa Rally Team itu rutin dimintai komentar setiap setelah finish SS oleh beberapa media termasuk wrc.com yang melakukan reportase menyeluruh.

Subhan Aksa, jeff judd, firna bosowa rally team, fbrt, adac rallye deutschland, world rally championship, rally jerman, wrc jerman, wrc german

“Sejauh ini aman-aman saja. Kami puas dengan posisi sementara meski punya problem rem dan power steering di awal, bahkan juga ada indikasi kerusakan pada turbo di SS6 sehingga melambat pada 5 km terakhir sebelum finish. Itu pengalaman dan pelajaran mengesankan buat kami karena pertama turun di lintasan aspal,” tutur Subhan usai menjalani Leg I sepanjang Jumat (24/8).

Ia sempat dipuji peserta lain karena kejelian memilih hard tyre (ban berkompon keras) yang cocok dengan kondisi lintasan kering sementara para rivalnya memilih tipe ban lembut. “Kemarin prediksi cuaca kemungkinan besar hujan. Namun, pagi sebelum start kami putuskan pakai hard tyre dengan perkiraan hujannya tak akan lama. Ternyata benar dan bahkan tidak turun hujan sama sekali,” tambahnya.

Subhan belum menggeber 100% pacuannya guna menghindari resiko di hari pertama, namun di beberapa kesempatan ia mampu memacu Mitsubishi Evo X itu sampai diatas 150 km/jam. Hasilnya, ia mampu melewati hari itu di urutan 4 overall sementara PWRC setelah menjalani 6 SS.

“Alhamdulillah target 5 Besar terpenuhi sejauh ini, bahkan setingkat lebih baik. Besok (Sabtu, 25/8) kita coba pertahankan posisi itu sembari lihat kesempatan untuk meningkat ke 3 Besar,” katanya.

Subhan Aksa, jeff judd, firna bosowa rally team, fbrt, adac rallye deutschland, world rally championship, rally jerman, wrc jerman, wrc german

Subhan Aksa, jeff judd, firna bosowa rally team, fbrt, adac rallye deutschland, world rally championship, rally jerman, wrc jerman, wrc german

Subhan Aksa, jeff judd, firna bosowa rally team, fbrt, adac rallye deutschland, world rally championship, rally jerman, wrc jerman, wrc german

Pertarungan di level PWRC memang ketat. Michal Kosciuszko (Polandia) yang memimpin lomba hingga paruh pertama di SS3 akhirnya menutup hari pertama dengan pelimpahan posisi pemimpin kepada Benito Guerra (Meksiko) seusai SS6 di daerah Graftschaft2. Guerra yang juga memimpin klasemen sementara kejuaraan dunia kini berbalik unggul 13,8 detik atas Kosciuszko.

“Lagi-lagi terkendala rem yang overheating,” ujar Kosciuszko memberi alasan kekalahannya di SS6.

Subhan sendiri konsisten finis di urutan 4 di SS-SS terakhir bahkan pada SS 5 Subhan Aksa sempat menyodok finish ke-3 . Pada hasil akhir, ia bertahan di peringkat 4 dengan selisih waktu hanya 1 menit 12 detik dari Marcos Ligato (Argentina) yang menempati posisi ketiga dan terpaut cukup jauh dengan posisi kelima R Trivino dengan 2 menit 25 detik.

Sekilas PWRC
Dulu kelas ini dikenal sebagai Grup N. PWRC dirilis FIA (Federation Internationale de l’Autombile/Federasi Otomotif Internasional) pada 2002 dengan sedikit perubahan regulasi. Mobil yang digunakan adalah produksi massal dengan modifikasi tertentu yang dibolehkan, misalnya penggunaan turbo dan sistem penggerak 4 roda (4 wheel drive).

PWRC merupakan salah satu kelas pendukung WRC, dilombakan bersamaan dengan event WRC dan menggunakan lintasan yang sama. Kompetisi ini dikelola dan di bawah sanksi FIA. Karenanya peserta yang berhak memburu gelar juara dunia adalah mereka yang terdaftar sebagai permanent entry FIA dengan keharusan mengikuti sejumlah seri yang ditetapkan, seperti musim 2012 ini di mana peserta wajib mengikuti minimal 6 dari 8 seri yang terjadwal.

Tahun ini terdaftar 12 peserta tetap PWRC. Dua seri terdahulu, Rally Monaco dan Mexico, hanya diikuti 3 dan 5 pereli PWRC terdaftar. Karena itu enam seri tersisa bakal menyuguhkan persaingan yang amat terbuka.

Seperti halnya GP2 di ajang balap F1, PWRC adalah gerbang terdekat ke WRC sebagai level tertinggi kejuaraan reli dunia. Nasser Al-Attiyah, contohnya, telah memperkuat tim pabrik Citroen di WRC.

Kelas pendukung lainnya adalah  SWRC (Super 2000 World Rally Championship) dan WRC Academy yang bertarung dalam satu merek (Ford Fiesta).

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi:
Feldani Effendy (DeNi)
Deniscomm, Motorsports Public Relations Consultant
HP: +62816 1305658
Email: feldani@deniscomm.com