Pajero Sport Untuk Speed Offroad: Reiger Racing Coil Over Shocks
Thu, 28 Mar 2013 | 17:07
Teks :
Dibaca : 62.855 kali

SPORTKU.COM - Setelah proses pemasangan dan penguatan sasis, yang diuraikan dalam tiga bagian tulisan yaitu 1) Pemasangan Roll-Bar Utama2) Pemasangan Roll-Bar Bagian Depan dan 3) Pemasangan Roll-Bar Bagian Belakang, kali ini Pajero Sport Dakar milik Rifat Sungkar masuk dalam proses pemasangan suspensi, roda, rem dan steering.

Artikel ini merupakan update tulisan sebelumnya "Pajero Sport Untuk Speed Offroad: Suspensi, Roda, Rem, Steering", khususnya mengenai pemakaian Reiger Racing Coil Over Shocks pada kendaraan tersebut.

Di Indonesia sendiri sudah cukup banyak pereli dan pembalap Road Race yang menggunakan Reiger Racing Suspension. Namun, baru pertama kali ini peranti tersebut digunakan pada ajang Speed Offroad. Untuk itulah penulis merasa perlu mengulas lebih lanjut mengenai coil-over shocks tersebut dari berbagai sisi teknis dan alasan mengapa Rifat Sungkar memakainya.

REIGER RACING
Reiger Racing Suspension baik tipe Coil-Over Shocks maupun berbagai tipe lainnya telah banyak digunakan dalam berbagai jenis balap seperti baik onroad maupun offroad. Pabrikan suspensi asal Belanda ini telah hadir sejak tahun 1970 dan telah menelurkan banyak prestasi. Khusus di kancah offroad, Reiger Racing telah menjadi official suspension untuk beberapa tim besar yang mengikuti ajang Dakar Rally serta berbagai kegiatan balap offroad lainnya. Keberadannya di ajang World Rally Championship (WRC) pun tidak perlu diragukan lagi, sudah banyak tim-tim besar yang memakai Reiger Racing.

X-Raid Mini ALL4 Dakar Rally Team 2013, menggunakan Reiger RacingMonster Energy, Energy Drink, X-Raid, Mini ALL4, Dakar Rally 2013. Stephane Peterhansel, Jean-Paul Cottret, Nani Roma, Michel Perin, Leonid Nowitskiy, Konstantin Zhiltsow, Krzysztof Holowczyc, Filipe Palmeiro

 

Apa saja fitur Reiger Racing Shocks? 

Hi-Speed / Low-Speed Compression
Dengan adjustment ini, maka compression damping (peredaman shocks saat ditekan) akan lebih akurat baik untuk kecepatan rendah maupun kecepatan tinggi. Kecepatan tinggi ataupun kecepatan rendah ini adalah seberapa cepat suspensi ditekan dan bukan merupakan kecepatan kendaraan.

Dengan seting kecepatan rendah (low speed adjustment) maka akan membuat kendaraan lebih stabil, sedangkan dengan seting kecepatan tinggi akan mampu meredam getaran saat roda kendaraan melintasi bongkahan batu. Masing-masing dapat disesuaikan secara terpisah. Low speed adjustment memiliki 15 seting pengaturan sedangkan kecepatan tinggi (high speed adjustment) memiliki 18 pengaturan mulai dari sangat keras hingga sangat lembut.

Rebound Adjustment
Rebond adalah saat shock dari posisi tertekan berusaha kembali memanjang. Dengan rebound adjustment yang baik, maka kendaraan akan mampu mendapatkan traksi antara tapak ban dengan permukaan lintasan, dan hasilnya tentu saja tenaga mesin dapat tersalurkan secara baik. Reiger Racing shocks memiliki tombol pengaturan yang dapat mengatur 40 hingga 50 seting.

Thermostatic Compensation
Seluruh suspensi yang dibuat oleh Reiger Racing memiliki internal thermostat. Seperti telah diketahui, bahwa suhu pada bodi suspensi pada ajang offroad dapat mencapai 
125° Celsius, yang akan menyebabkan oli suspensi menjadi lebih encer. Akibat dari itu dapat mempengaruhi performa suspensi tersebut. Reiger Racing menerapkan penggunakan  internal thermostat sehingga performa shocks pada berbagai suhu akan tetap sama.

Rebound Control Valve (RCV)
Permukaan ban yang tidak berhubungan dengan permukaan lintasan menyebabkan kendaraan kehilangan kecepatan, dan kehilangan kontrol dalam pengemudian. Control Valve dalam coil-over shocks akan mendeteksi apakah ban berhubungan dengan lintasan dari pergerakan batang suspensi. Apabila rebound control valve merasa bahwa ban sudah tidak berhubungan dengan lintasan, maka seting rebound secara otomatis akan dikurangi, sehingga suspensi dapat memanjang dengan cepat (dikarenakan gaya bantu oleh per). Dengan demikian ban dapat melakukan kontak kembali dengan permukaan. Rebound Control Valve ini akan sangat bermanfaat pada permukaan yang bergelombang, karena permukaan ban akan selalu diusahakan untuk tetap berhubungan dengan lintasan.

Double Pistons
Double piston adalah fitur dimana piston pada batang shoks akan bekerja mulai area tertentu saat kompresi hingga menjelang akhir kompresi, dengan tujuan memberikan extra progressive damping. Ibaratnya seperti menggunakan tambahan bump-stop, namun disatukan dalam keseluruhan suspensi.

Corner Control Valve (CCV)
Salah satu fitur yang dipatenkan oleh Reiger Racing adalah Corner Control Valve (CCV). Sistem ini akan mendeteksi apakah suspensi ini sedang bekerja pada saat kendaraan lurus atau saat berbelok. Pada saat berbelok, maka CCV akan secara otomatis memperkeras Compression Damping pada shocks yang sedang dalam posisi tertekan (suspensi pada bagian luar kendaraan). Hal ini akan mengurangi body-roll kendaraan, sehingga posisi kendaraan lebih rata. Dengan ini, maka kendaraan dapat menggunakan anti-roll bar yang lebih lembut, yang akan menguntungkan kendaraan ini bisa lebih lembut dipacu pada jalan lurus.

Intelligent Compression System (ICS)
Intelligent Compression System (ISC) akan mendeteksi apakah shocks compression disebabkan oleh gundukan di permukaan lintasan atau compression disebabkan oleh kendaraan yang mendarat setelah jumping. Kompresi akibat kendaraan mendarat setelah jumping akan sangat jauh lebih besar, dikarenakan suspensi harus meredam seluruh bobot kendaraan dalam waktu cepat tanpa membuat kendaraan (dan roda) mental-mental di lintasan, yang akan menyusahkan kontrol terhadap kendaraan.

 

Reiger Racing Di Kendaraan Pajero Sport Milik Rifat Sungkar

Sesuai dengan kesepakatan Rifat Sungkar sebagai pemilik kendaraan dan Dana Karya sebagai modifikator yang ditunjuk untuk segala sesuatu di luar mesin, maka mereka berdua sepakat menentukan titik pemasangan suspensi serta sudut suspensi.

Suspensi depan Pajero milik Rifat menggunakan Reiger Racing Single Coil Over Shocks, dengan total suspension travel sebanyak 10inch. Namun karena posisi serta sudut pemasangan, maka langkah suspensi ini tidak berbanding 1:1, sehingga dapat mengakomodir suspensi travel sebanyak 12inch.

Posisi pemasangan Reiger Racing Suspension pada bagian depan kanan atas kendaraanReiger Racing, King Shocks, Coil Over Shocks, Speed Offroad, Offroad Racing, DSS Motorsport, Dana Suspension, Rifat Sungkar, Mitsubishi, Pajero Sport

Posisi pemasangan Reiger Racing Suspension pada bagian depan kanan bawah kendaraan
Reiger Racing, King Shocks, Coil Over Shocks, Speed Offroad, Offroad Racing, DSS Motorsport, Dana Suspension, Rifat Sungkar, Mitsubishi, Pajero Sport

Sedangkan bagian belakangnya menggunakan Reiger Racing Dual Rate Coil Over Shocks, dengan total suspension travel sebanyak 16inch. Posisi serta sudut pemasangan berbanding 1:1, sehingga dapat mengakomodir suspensi travel sebanyak 16inch.

Seperti terlihat pada gambar di bawah ini, coil over shocks belakang menggunakan dua buah coil springs dengan tingkat kekerasan yang berbeda (dual rate coil-over springs). Pada bagian atas selalu digunakan per pertama (primary coils) dengan tingkat kekerasan yang cukup lembut. Sehingga pada posisi kendaraan normal, per tersebut telah terkompres rapat, dan beban kendaraan ditopang oleh per kedua (secondary coils).

Posisi pemasangan Reiger Racing Suspension pada bagian belakang dalam kabin (atas)
Reiger Racing, King Shocks, Coil Over Shocks, Speed Offroad, Offroad Racing, DSS Motorsport, Dana Suspension, Rifat Sungkar, Mitsubishi, Pajero Sport

Posisi pemasangan Reiger Racing Suspension pada bagian belakang di gardan (bawah)
Reiger Racing, King Shocks, Coil Over Shocks, Speed Offroad, Offroad Racing, DSS Motorsport, Dana Suspension, Rifat Sungkar, Mitsubishi, Pajero Sport

Melihat fitur-fitur yang tersedia pada Reiger Racing Shocks yang sangat lengkap dan canggih serta banyak digunakan di berbagai arena balap, tidak heran jika suspensi ini menjadi pilihan utama Rifat Sungkar. Apakah Rifat Sungkar akan mampu memanfaatkan segala fitur yang ada di suspensi Reiger Racing untuk mendapatkan keunggulan atas tenaga mesinnya yang standard saja?

Kita tunggu saja hasilnya di Seri 1 Kejurnas Speed Offroad yang akan digelar di Lampung 6-7 April nanti.

 

(Artikel ini merupakan update bagian ketiga dari tujuh serial tulisan Andhi Satria "Pajero Sport Untuk Speed Offroad". Nantikan artikel berikutnya...)

  • # 1 - Awal Sebuah Ide Gila > http://goo.gl/y6NK8
  • # 2 - Pemasangan dan Penguatan Chasis
  •          # 2a - Pemasangan Roll Bar Utama > http://goo.gl/I959h
  •          # 2b - Pemasangan Roll Bar Bagian Depan > http://goo.gl/V9klE
  •          # 2c - Pemasangan Roll Bar Bagian Belakang > http://goo.gl/kifOh
  • # 3 - Suspensi, Roda, Rem, Steering
  • # 4 - Sistem Transmisi, Transfer Case, As Roda
  • # 5 - Doping Turbo Dongkrak Tenaga Mesin
  • # 6 - Interior, Cabin, Instrument 
  • # 7 - Test Drive !!!

 

================================

Silakan klik untuk mengakses "PERATURAN NASIONAL PERLOMBAAN SPEED OFF ROAD 2013".

Klik di sini untuk mengakses area download umum SPORTKU yang berisi berisi berbagai informasi penting lainnya.

 

Editor : Dedi Hermawan
SUMBER

SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 

Use our RSS Feeds to get current update :
http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss

.
Event SPONSORSHIP : sponsor@sportku.com