Seri 3 Berjalan Dengan Sukses
SENTUL,SPORTKU.com - Penyelenggaraan INDONESIA CLASSIC RACE CHAMPIONSHIP by PPMKI dan MERCEDES-BENZ CUP INDONESIAseri 3 berjalan dengan sukses.
Hal ini terlihat dari meningkatnya kembali jumlah starter , dari yang sebelumnya berjumlah 31 starter, pada seri 3 ini menjadi 35 starter.
Para pendatang baru juga tidak kalah seru memberikan hal terbaik yang mencuri perhatian adalah :Marza E. Noor dengan VW Karman Ghia , Tomy Hadi dengan Mercedes W115 kebo, James Rivai Isman dengan Opel Manta, Agung Nugroho dengan VW Beetle dan GB. Bathara yang datang dari Yogyakarta dengan VW Beetle.
Untuk memberikan apresiasi kepada para peserta, kali ini pihak penyelenggara memberikan trophy khusus untuk kelas Champ Of The Champ dimana penilaian para pemenang diambil dari finish overall dengan para juara yang cukup berfariasi mewakili komunitas merk kendaraan :
Juara 1 : GB. Bathara - VW Beetle
Juara 2 : Uthan Sadikin - BMW Classic 2002
Juara 3 : Indra Yudianto - Mercedes W123 Tiger
Pada kelas lainnya yang tidak kalah seru adalah di kelas A1 (4cyl max 1300cc), Bambang RE yg juga sebagai ketua umum PPMKI dengan Moris Minor Kabriolet memberikan perlawanan sengit pada Kurniawan yang menggunakan Datsun 1100.
Di kelas B2 juga tidak kalah seru Uthan Sadikin dengan BMW Classic 2002, Ferry P WIbawa dengan Fiat 124S, Peter Reinhart dengan Alfaromeo GTV, Ade Hendra N dengan Mercedes Tiger memberikan tontonan menarik tersendiri.
Pada kelas C1 juga terjadi perlombaan seru, pada kelas ini ada pembalap wanita Dwi Yuni Aswarman dengan VW Beetle memberikan perlawanan kepada Edwin Sutjipto VW Beetle dan Febrian Kurniadi dengan Cevrolete Belair V8
INDONESIA CLASSIC RACE CHAMPIONSHIP by PPMKI dan MERCEDES-BENZ CUP INDONESIA pada seri 3 ini, para peserta memberikan hal terbaik dan menjunjung tinggi sportifitas perlombaan, terbukti dengan tidak adanya satu pun kecelakaan dalam perlombaan ini.
Dengan semakin tingginya animo/antusias dari para pencinta mobil Classic untuk berpartisipasi, maka semangkin tinggi pula tanggung jawab yang harus dihadapi oleh pihak penyelenggara, hal ini disebabkan dengan diadaptasinya sistim start dengan sistim Standing Start yang mengacu pada International Classic Race Register.
Satu hal yang cukup menarik, tidak banyak negara di Dunia yang menyelenggarakan Classic Race, Indonesia merupakan salah satunya (hal ini dikutip dari President FIA Jean Todd, ketika datang ke Indonesia).