News » Aktual
Short URL:
The 7th Indonesia International Automotive Conference (IIAC)
IIMS 2012, Gaikindo Bahas Emisi Rendah Karbon di Indonesia
Tue, 25 Sep 2012 | 14:00
Teks :
Dibaca : 86.554 kali

SPORTKU.COM - Dalam rangkaian penyelenggaraan IIMS 2012, kemarin Gaikindo menggelar konferensi internasional, The 7th Indonesia International Automotive Conference (IIAC) yang membahas kebijakan dan arahan strategis bagi kendaraan dengan emisi karbon rendah serta pandangan mengenai industri otomotif Indonesia ke depan. Konferensi yang bertajuk “Low Carbon Emission Mobility” ini diadakan di Ruang Lawu, Gedung Pusat Niaga JIExpo. 

Acara yang dihadiri oleh para pelaku industri otomotif nasional ini dibuka oleh Juwono Andrianto, Sekretaris Jenderal Gaikindo dengan keynote speaker Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian RI, Budi Darmadi.

IIMS 2012, Gaikindo Bahas Emisi Rendah Karbon di IndonesiaIIMS 2012, emisi rendah karbon,  Indonesia International Automotive Conference (IIAC), Low Carbon Emission Mobility,

IIAC juga menghadirkan para pembicara dari dalam dan luar negeri seperti Evita H. Legowo, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI, Arsena Primanto Bakti, Kepala Pusat Kebijakan Pendapatan Negara Kementerian Keuangan, Farah Ratnadewi, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal, Hari Karyuliarto, Direktur Gas PT Pertamina, Yoshihiro Yano, Director General of International Department Japan Automotive Manufacturers Association (JAMA), Masaki Honda, Principle Consultant Frost & Sullivan Asia Pacific, serta Jessada Thongpak, Senior Analyst IHS Automotive.

Dalam sambutannya saat membuka IIAC, Budi Darmadi mengatakan bahwa saat ini pemerintah memiliki target Indonesia dapat menurunkan emisi rendah karbon menjadi 26% pada tahun 2020. Untuk mencapai target tersebut, perlu komitmen penuh dari pemerintah serta pelaku industri otomotif, serta industri minyak dan gas bumi.

IIMS 2012, Gaikindo Bahas Emisi Rendah Karbon di IndonesiaIIMS 2012, emisi rendah karbon,  Indonesia International Automotive Conference (IIAC), Low Carbon Emission Mobility,

Sebagai negara dengan tingkat perkembangan industri otomotif yang tinggi di kawasan ASEAN, pelaku industri otomotif juga terus meningkatkan penelitian dan pengembangan (Research & Development) terhadap penciptaan kendaraan ramah lingkungan. “Saat ini pasar Indonesia terbuka dan sangat potensial bagi investor dalam dan luar negeri di sektor otomotif,” ungkap Farah Ratnadewi, Deputi Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal.  

Untuk menarik minat investor untuk pengembangan industri otomotif memproduksi kendaraan emisi rendah karbon, pemerintah Indonesia telah melakukan memberikan fiscal incentives seperti tax allowances untuk produsen mobil rendah karbon, tariff redemptions dalam mengimpor mesin atau bahan baku yang tidak diproduksi di Indonesia, serta incentives dari pemerintah daerah.

IIMS 2012, Gaikindo Bahas Emisi Rendah Karbon di IndonesiaIIMS 2012, Honda, racing for blue skies, honda crz, pt honda prospect motor

Pada konferensi tersebut, Jessada Thongpak, Senior Analyst IHS Automotive memaparkan bahwa produksi kendaraan ASEAN diperkirakan mencapai 3,8 juta unit tahun 2012, dan ditargetkan menjadi 6,5 juta unit tahun 2020.  Thailand dan Indonesia adalah basis produksi untuk kawasan Asia Tenggara. Dan pada tahun 2015 saat ASEAN Economic Community (AEC), pemasaran kendaraan otomotif mulai menyebar ke Kamboja, Laos, Myanmar, dan Vietnam.

Indonesia sendiri di tahun 2011 menjadi pasar otomotif terbesar di ASEAN menggantikan posisi Thailand. Namun tetap saja, rasio penetrasi kendaraan masih kecil yaitu 45 kendaraan per 1,000 orang. Artinya masih banyak peluang di industri ini, apalagi didukung oleh pertumbuhan ekonomi dan daya beli masyarakat tingkat menengah yang kian meningkat.

IIMS 2012, Gaikindo Bahas Emisi Rendah Karbon di IndonesiaIIMS 2012, Honda, racing for blue skies, honda crz, pt honda prospect motor

Di samping produksi kendaraan rendah karbon, yang menjadi target Indonesia selanjutnya adalah tingkat penggunaan yang lebih besar terhadap bahan bakar gas. “Pertamina mendukung pemerintah dalam konversi gas alam (CNG) untuk transportasi umum sebesar 72% di akhir tahun 2014,” jelas  Hari Karyuliarto, Direktur Gas PT Pertamina.

Yoshihiro Yano, Director General of International Department Japan Automotive Manufacturers Association (JAMA) mengatakan bahwa mobilitas emisi rendah karbon bukan menjadi tanggung jawab industri otomotif saja. “Perlu upaya promosi dan edukasi yang terintegrasi untuk menciptakan masyarakat peduli emisi rendah karbon, baik dari pemerintah, produsen kendaraan, konsumen, serta produsen bahan bakar. Para pembuat kendaraan harus terus tertantang untuk mengembangkan kendaraan emisi rendah karbon mulai dari kendaraan hybrid, plug-in hybrid, elektrik, fuel cell, maupun hidrogen,” jelas Yoshihiro.

SUMBER

SPORTKU.com , is one of the products of Strategi Inisiatif Media, Jakarta - INDONESIA. 

Use our RSS Feeds to get current update :
http://mobil.sportku.com/feeds/rss
http://motor.sportku.com/feeds/rss