News » Aktual
Short URL:
Nasionalisme Pembalap Muda Indonesia
Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesia
Fri, 17 Aug 2012 | 12:00
Teks :
Dibaca : 11.387 kali

SPORTKU.COM - Banyak yang berpendapat, nasionalisme di mata pemuda bangsa di era kini, lebih lesu ketimbang pada era kemerdekaan. Sikap acuh tak acuh bahkan masa bodoh dimateraikan pada kaum muda saat ini. Adalah bijak jika tidak memukul rata akan kualitas nasionalisme mereka.

Nyatanya di pentas olahraga, upaya keras demi supremasi sang saka merah putih, menuai nama harum bagi negri tercinta. Pada cabang olah raga otomotif /motorsport, rasa nasionalisme juga ditanamkan oleh para pelakunya.

Secara harafiah, kerap diartikan nasionalisme Indonesia adalah suatu gerakan kebangsaan yang timbul untuk mewujudkan sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat. Seiring berkembangnya zaman, rasa nasionalisme juga menjadi sebuah semangat dan motivasi untuk berkarya dan berprestasi demi nama besar Indonesia.

Berikut opini dan saran dari para pembalap muda Indonesia :

Antyo Widianto (Rally) :

"Menurut gue, tidak usah muluk muluk untuk dikenal di dunia internasional. Tapi setiap ada kejuaraan balap nasional, media harus meliput dengan baik. Kalo bisa secara live di TV nasional.. Masih banyak orang Indonesia yang belum tahu dengan keberadaan balap di Indonesia."

Antyo Widianto. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesiaauto stage, arso sadewo, showroom mobil import di indonesia, bintoro, tim auto stage, sirkuit internasional sentul, indonesian series of motorsport,

Mariachi Gunawan (Adventure Offroad) :

"Seiring diadakannya pertemuan antar pembalap, sehingga membuat pembalap sangat mengenal satu dengan yang lainnya.. Di mana pembalap dari cabang otomotif yang berbeda bisa saling kenal, yang membuat terciptanya kekompakkan antar pembalap nasional.."

"Indonesia harus lebih giat dalam menggelar event berskala internasional. Tentunya didukung dong oleh pemerintah, sponsor, dan lainnya. Dengan begitu, perkembangan pembalap muda Indonesia akan semakin baik.."

Mariachi Gunawan. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesiadjarum super 4x4 offroad real adventure 2011, Mariachi, genta auto and sport, sirkuit yokomerto, gunung pinang serang - banten, pragola diponegoro jakarta team.

Rio Saputro (Balap Turing) :

"Menurut gua nasionalisme itu bukan sekedar hafal pancasila dan UUD saja.. hahaha! Tetapi bagaimana cara kita menyampaikan dengan cara kita sendiri. Gue cinta banget sama negara Indonesia, walau sedang dilanda banyak masalah. Alhamdulillah dengan adanya event motorsport di mancanegara, rekan2 pembalap kita bisa menunjukkan bahwa Indonesia itu masih ada lho!"

"Saran gue sih, jangan takut terhadap lawan kita yang lebih eksis dalam cabang olahraga apapun. Toh nyatanya nenek moyang kita dengan modal bambu runcing mampu merebut kemerdekaan bagi bangsa Indonesia.. hehehe.. Jadi dengan membawa semangat kebangsaan Indonesia, Insya Allah kita mampu memerdekakan segala cabang olahraga yang kita geluti." 

Rio Saputro. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda IndonesiaRio saputro, GT Radial Touring Super Car Championship, PFive Auto Racing Team, Indonesian Series Of Motorsport (ISOM) 2011, GT Radial

Dika CH (Drift) :

"Makna nasionalisme bagi saya sebagai pembalap muda Indonesia adalah dengan memberikan yang terbaik bagi bangsa melalui prestasi, serta pembawaan kita yang mencerminkan budaya Indonesia di kancah internasional."

"Kita patut memberikan contoh / inspirasi kepada pembalap Indonesia lainnya bilamana sedang berjuang pada kejuaraan tingkat internasional. Sehingga pembalap muda Indonesia mampu termotivasi untuk memiliki prestasi yang sama.."

Dika CH. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesiaachilles, achilles formula drift asian series 2012, tim achilles, achilles formula drift singapore 2012

Alinka Hardianti (Slalom) :

"Menurut gw kecintaan balap di Indonesia udah cukup, tapi actionnya aja kurang keliatan. Dengan bikin event yg simpel tp bermakna, pastinya menarik pecinta otomotif lainnya.. Dan peran aktif dari pecinta otomotif buat ikut meramaikan juga penting.. Ya jadinya sama-sama menguntungkan bagi pembalap, penikmat, maupun sponsor.. Biar eventnya kedepan eksis trus, tidak hanya musiman.."

"Kalau ingin dunia balap Indonesia dikenal dunia menurut gw terlalu jauh. Yang pertama harus dipikirin itu justru agar bisa dikenal di Indonesia dulu. Klo prestasi pembalap Indonesia udah diperhatiin oleh masyarakatnya sendiri, gw yakin pembalap kita gak akan kalah dengan pembalap dari luar (negeri).."

"Perbanyak dulu baik latihan maupun event secara nasional dan merata. Nanti mulai terlihat yang bener-bener bakat di Indonesia.. Baru deh setelah itu kita bisa dikenal di internasional, dan tentunya gak malu-maluin.. Yang terakhir, pastinya dukungan dari seluruh rakyat Indonesia beserta sponsor.."

Alinka Hardianti - Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda IndonesiaSlalom, gt radial, pt gajah tunggal tbk, genta auto & sport, slalom purwokerto, djarum super slalom, gt radial slalom team, alinka, toyota team indonesia

Julian Johan (Speed Offroad) :

"Nasionalisme pada zaman sekarang menurut gua dapat diwujudkan dengan berbagai macam cara yang belum mampu dilakukan pada zaman kakek nenek kita. Seperti penggunaan sosial media di internet. Melalui dunia maya, kita bisa mengenalkan lebih jauh tentang bagaimana menarik dan ramainya dunia motorsport di Indonesia kepada mata dunia."

"Memang sangat disayangkan, balap speed offroad tidak memiliki jenjang yang panjang. Karena offroad di seluruh dunia tidak memiliki kesamaan aturan permainan dan regulasi karena mengikuti geografis masing-masing. Tetapi bukan berarti kita mati kutu.. heheh.. Yang terpenting menurut gua sekarang, bagaimana caranya dunia balap Indonesia mempunyai tempat yang layak di negaranya sendiri, yang penuh apresiasi dan efek positif lainnya.

Julian Johan. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesiagt radial, demas agil, iims, drift camp, Indonesia International Motor Show, drift war, drifter indonesia, JIEXPO Kemayoran

Demas Agil (Drift) :

"Klo menurut gw sih yang penting dunia balap Indonesia sebisa mungkin jangan dipersulit.. Dan ada jenjang yang bisa dituju untuk kejuaraan internasional. Jadi tidak stuck disini doang.."

"Motorsport Indonesia sebaiknya menjadi titik balik lesunya nasionalisme kita, serta memberikan pengertian klo dunia ini bukan sekedar ajang membuang uang di lapangan, maupun sekedar  pamor untuk membela merah putih. Tetapi semua itu bisa terjadi jika ada kerjasama yang baik antara pembalap dengan pemerintah."

Demas Agil. Rasa Nasionalisme di Mata Pembalap Muda Indonesiagt radial, demas agil, iims, drift camp, Indonesia International Motor Show, drift war, drifter indonesia, JIEXPO Kemayoran

[JJ]